PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi

agrafia

agraphia

Ringkasan Singkat

Agrafia adalah gangguan atau kehilangan kemampuan menulis yang disebabkan oleh kerusakan neurologis atau cedera otak.

Agrafia merupakan gangguan neurologis yang menyebabkan hilangnya atau berkurangnya kemampuan untuk menulis, meskipun kemampuan motorik tangan mungkin masih berfungsi untuk tugas lain. Gangguan ini biasanya merupakan hasil dari kerusakan pada area spesifik di otak yang mengatur kemampuan bahasa dan koordinasi menulis. Bentuk kesulitan menulis yang dialami sangat bervariasi, mulai dari masalah pengejaan kata-kata yang tidak beraturan, kesulitan menulis angka atau huruf tertentu, hingga ketidakmampuan melakukan gerakan motorik halus yang diperlukan untuk tulisan tangan.

Agrafia umumnya ditemukan sebagai bagian dari sindrom afasia, yaitu gangguan komunikasi yang memengaruhi pemahaman dan ekspresi bahasa. Meskipun demikian, terdapat variabilitas yang besar dalam kemampuan menulis di dalam jenis afasia tertentu. Istilah ini juga sering disebut sebagai disgrafia, meskipun disgrafia kadang digunakan lebih spesifik untuk merujuk pada kesulitan belajar menulis pada anak-anak. Kerusakan pada lobus parietal atau lobus frontal sering kali dikaitkan dengan munculnya kondisi ini.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Ropper, A. H., & Samuels, M. A. (2009). Adams and Victor's Principles of Neurology.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback